Anakku sudah jadi imam

Subhanallah, Alhamdulillah ya Allah...engkau beri kedamaian hati, kesejukan diri, syukur tiada tara, nikmatnya hidup dan kebahagiaan besar ini.

Anakku sudah mampu jadi imam, syahdu mendayu mendengarkan lafadz quran yang dibacakan tiap rakaat, lantunan syahdu menyentuh dinding hatiku sebagai mama yang mengandungnya, melahirkannya, membesarkannya...

Terimakasih ya Allah..ini sujud terindahku, ini luapan emosi paling berhargaku, ini rindu, cinta bahkan harta terbesar dariMu. Melebihi tingginya jabatan, banyaknya harta dan kemewahan. Mobil, rumah, tanah, emas berlian...kami sehat, kami berkumpul, berdoa bersama dalam kebaikan...

Anakku sudah mampu jadi imam, harapanku tercapai...keselamatan dan kemampuan anak anak nomor 1. Mencukupi kebutuhannya, memenuhi kewajibanku sebagai orang tua...menyenangkan hatinya...mereka yang menerangi alam kubur kami tiap saat dengan doa dan kerinduannya...

Mereka yang membuktikan bahwa aku berhasil jadi orang tua....

Allahuakbar...kau titipkan amanah ini, Insya Allah kujagakan, kusiapkan mereka sebagai makhluk dan hamba baik, berguna, bermakna, berkumpul di surga...

Cukup menjadi imam nak,  tak perlu lebih lebih harapan mama....

tapi jika kau mampu ukir dan capai semampumu..kejar, raih, capai...

Ingat....jangan sombong..kita hanya manusia biasa yang akan mempertanggungjawabkan kehidupan kita....

Anakku sudah menjadi imam.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebaikan ujian