Pena emas kesabaran.... Masa berganti, waktu berjalan, riuh, sunyi, gegap gempita, senyawa rindu bertemu pada lukisan rindu..sayang mendekap sayang. Kawan...... Banyak sudah yang tercatat dalam alur kebersamaan kita, diantara gelak canda tawa kita, diantara debat diskusi kita, diantara diam dan hening bicara kita, bahkan diantara benci dan amarah kita, diantara kesal dan kecewa kita sampai pada diantara sepi kita.... Banyak hal terselip sebuah rasa ketidaknyamanan disana... Cara menilai, cara memandang, cara menyampaikan sampai pada cara menyimpulkan, tak jarang berbeda dan tidak sama... Ada yang melihat dari atas, memandang dari bawah....menerjemahkan dari sudut kanan menikmati dari sudut kiri... Itulah indahnya perbedaan... Asyiknya memiliki karakter diri tak serupa tapi tetap cita cita adalah memadupadankan ketidaksamaan itu sendiri, meluruhkan keras hati untuk tidak merasa paling benar, paling besar, paling pintar.... kita punya dimensi yang dimiliki oleh kebanyakan orang.. Yakni KELEMAHAN.. Tapi lemah bukan berarti tidak bisa, kurang bukan berarti tidak mampu... Dia akan tetap menjadi sebuah kelebihan... keseimbangan dan saling mengingatkan..... Di akhir cacatan pada diary kehidupan kita.. Memasuki hari ke 8, Semoga sisa kertas kosongnya masih banyak ruang untuk saling menyapa..... Mohon maaf jikalau salah selalu tidak pada tempatnya.. Kata yang tidak pantas.. sikap yang tidak sopan... dan senyum yang salah penafsiran.... Ulun banyak cacatnya dibanding sempurnanya.... Selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan, minta ampun, maaf.. minta halal dan minta ridha...... Semoga kita selalu dan tetap memiliki pena emas kesabaran untuk menulis dan mengingat kebersamaan....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebaikan ujian